Monday, 11 April 2016

13 Candi Dengan Pesona Indah yang Patut di Kunjungi

Siapa bilang wisata Magelang cuma Candi Borobudur? Ternyata ada puluhan candi cantik di Magelang yang bisa kita kunjungi lho... Magelang merupakan salah satu kota tertua di Indonesia yang kaya peninggalan budaya, kota ini sudah ada sejak lebih dari seribu tahun yang lalu, tepatnya berdiri pada tanggal 11 April 907, dan tahun ini baru saja memperingati HUT nya yang ke 1109, luar biasa bukan? Magelang sangatlah menarik untuk dikunjungi, terutama bagi mereka para penikmat wisata budaya dan sejarah. Yuk mari kita napak tilas sejarah menyusuri Candi Candi Cantik di Magelang...
  1. Candi Borobudur Candi Borobudur Ada puluhan peninggalan candi cantik di Magelang dan yang paling terkenal tentu saja Candi Borobudur. Candi Borobudur berdiri sejak abad ke 8, artinya sudah berusia lebih dari 1000 tahun. Merupakan candi Buddha terbesar di dunia dan menjadi bukti kejayaan wangsa Syailendra pada jaman itu. Jika anda ingin mendapatkan pengalaman yang berbeda di sini, coba datang pada pagi buta dan sambutlah pemandangan spektakuler Candi Borobudur menyambut bangunnya mentari di ufuk timur.
  1. Candi Mendut Mendut_Temple_Afternoon Tidak jauh dari Candi Borobudur ada Candi Mendut, candi Budha yang terletak hanya 3 km dari Borobudur ini punya relief yang menarik untuk dicermati, terdapat aneka lukisan cerita hewan alias fabel diantaranya kisah Brahmana dan seekor kepiting, ayo jadi penasaran kan?
  2. Candi Pawon Pawon Candi Pawon terletak diantara Candi Borobudur dan Candi Mendut, dimana posisi ketiganya membentuk garis lurus, oleh karena itu dipercaya bahwa ketiga candi ini memiliki kaitan erat satu sama lain. Candi Pawon punya relief luar candi yang cantik mempesona berupa Kinnara & Kinnari, makhluk berkepala manusia berbadan burung yang piawai memainkan kecapi.
  1. Candi Ngawen Ngawen Temple Candi Budha ini terletak kira-kira 5km dari Candi Mendut, dibangun pada masa yang sama dengan Candi Borobudur. Merupakan bangunan suci Venuvana, dalam bahasa Sansekerta yang artinya Hutan Bambu.
  2. Candi Asu 8571574036CandiAsu Merupakan candi Hindu yang terletak di lereng gunung Merapi, kurang lebih berjarak 10km dari candi Ngawen. Hmmm.. tahukah anda mengapa dinamakan Candi Asu? Ternyata dulu disekitar candi banyak ditemukan anjing, oleh karena itu oleh masyarakat setempat candi ini dinamakan Candi Asu, unik ya?
  1. Candi Lumbung Candi Lumbung Candi Lumbung terletak di tepi Kali Apu juga, masih sekitaran lereng gunung Merapi. Sayangnya terkena erupsi Gunung Merapi sehingga ada bagian candi yang tergerus, akhirnya candi direlokasi ke tempat yang lebih aman.
  1. Candi Pendem 18450869117CandiPendem Tidak jauh dari candi Asu dan candi Lumbung, ada candi Pendem yang juga merupakan candi Hindu, 3 serangkai candi ini terkenal dengan sebutan Candi-candi Sengi.
  1. Candi Umbul 1710861213kolamcandi-umbul Candi cantik di Magelang yang satu ini berupa situs pemandian air panas purbakala, tempat pemandian para putri bangsawan dulu. Umbul berasal dari kata mumbul atau naik, menggambarkan gelembung - gelembung yang naik dari dasar kolam. Merupakan favorit wisatawan dan terkenal dengan keunikannya, pemandian air panas di sini mengandung belerang dengan segala khasiatnya, tetapi tanpa bau belerang. Berendam di sini yuk...
  1. Candi Retno Candi Retno Candi berarti: batu, Retno berarti: intan atau indah, Candi Retno artinya batu yang indah. Di situs ini banyak ditemukan candi dan arca peninggalan jaman purbakala yang terbuat dari batu, perunggu bahkan emas. Dekat Candi Retno juga ada pemandian kuno dari mata air yang mengalir di Kali Setan, etapi bukan berarti ada setannya lho..
  2. Candi Brangkal Candi Brangkal terletak di Desa Candirejo, sebuah desa wisata yang berjarak 3 km dari Candi Borobudur. Kita bisa menginap di rumah warga yang menyewakan kamarnya sebagai penginapan, dan merasakan langsung suasana kehidupan di desa. Berbagai aktivitas seperti belajar main gamelan, mencicipi makanan tradisional, mengikuti upacara keagamaan, dan lain sebagainya bisa kita lakoni di sini, seru kan?
  1. Candi Selogriyo Candi Selogriyo Candi Hindu ini dibangun pada abad ke 9 pada masa kerajaan Mataram Kuno, terdapat arca perwujudan dewa di keempat sisinya, yakni arca Durga, Ganesha, Agastya, Nandiswara dan Mahakala. Candi Selogriyo ini terkenal dengan keindahan alam di sekelilingnya,
  1. Candi Gunung Wukir Candi Gunung Wukir Candi Gunung Wukir atau Candi Canggal atau yang dikenal juga dengan nama Shiwalingga merupakan candi Hindu tertua yang dibangun pada abad ke-7. Di sini berkembang mitos, bahwa barangsiapa mengajak sang kekasih mengunjungi Candi Gunung Wukir, maka pasti akan menjadi jodohnya, anda berminat?
  1. Candi Gunung Sari Candi Gunung SariCandi Hindu yang satu ini baru saja ditemukan pada tahun 1998, secara tidak sengaja oleh stasiun TV saat akan mendirikan pemancar. Memiliki banyak struktur batu andesit berornamen, prasasti, lumpang batu dan juga yoni yang merupakan simbol kesuburan.
Demikianlah secuplik cerita mengenai 13 Candi dengan pesona yang indah di Magelang dari sekitar 50 candi yang sudah berhasil ditemukan di sini, sungguh merupakan mahakarya peninggalan purbakala yang sangat bernilai dan wajib kita lestarikan.

Thursday, 7 April 2016

14 Wisata Kuliner Di Kota Magelang yang Patut Di Kunjungi

Magelang, Jawa Tengah. Mendapat tugas dari kantor ke Magelang bukan berarti menghalangi saya mencuri-curi waktu di sela-sela tugas untuk menikmati kota Magelang. Sebagai seorang dengan naluri “pokoknya kalau ke luar kota wajib jalan-jalan”, saya benar-benar memanfaatkan malam hari dan weekend setelah menjalankan tugas dengan berwisata kuliner di Magelang. Tak disangka, jumlah rumah makan di Magelang luar biasa banyak. Pemerintah kota pun sangat mendukung wisata kuliner di Magelang dengan membentuk beberapa sentra kuliner seperti Kuliner Sigaluh, Kuliner Tuin van Java, dan pusat kuliner lainnya. Saya sendiri sangat kaget pada awalnya, bagaimana bisa kota yang terbilang tidak terlalu besar ini mempunyai nuansa kuliner yang begitu meriah, bahkan bisa jadi lebih meriah dibanding kota-kota besar yang lebih populer. Satu lagi yang menjadi nilai plus kuliner di Magelang dan wilayah Jawa Tengah lainnya adalah harganya yang tidak masuk akal, murahnya. Kita bahas satu per satu yuk kuliner dan tempat makan recommended di Magelang.
1. Wedang Kacang
Eit.. Maaf nomer satu bukan Kupat Tahu Magelang yang terkenal itu ya. Nanti aja di nomer lain hehehe… Kita bahas dulu Wedang Kacang. Minuman ini adalah minuman khas Magelang/Solo/Jawa Tengah. Semangkuk Wedang Kacang biasanya terdiri dari kuah jahe, kacang, dan ketan. Salah satu racikan Wedang Kacang yang bikin saya ketagihan adalah Wedang Kacang Kebon. Mengapa? Air jahenya tak sebegitu kuat seperti Wedang Ronde, kacang tanahnya sangat empuk yang bikin kamu tak percaya bahwa itu adalah kacang tanah, dan entah ramuan apalagi yang dicampur di dalam minuman ini sehingga tampak agak kental. Susu? Krim? Santan? Entahlah. Yang jelas nikmat banget dinikmati di Magelang yang berhawa sejuk.
Wedang Kacang Kebon, Magelang

Warung Wedang Kacang Kebon sendiri mempunyai ukuran yang sangat mungil di Jalan Pajang (Titik koordinat -7.480061, 110.218130). Ukuran warung ini memang tidak sebanding dengan jumlah pengunjung yang selalu membludak. Wedang ronde di sini juga nikmat lho, kata temen saya bola-bola rondenya meledak di dalam mulut ketika digigit. Psstt… Selain wedang kacang dan wedang ronde, ada camilan yang endeus banget di warung ini: Sate pisang (bukan sale pisang ya..) dan tahu isi berukuran raksasa!
Sate Pisang Wedang Kacang Kebon Magelang

2. Kuah Ikan Beong
Banyak yang menyebut hidangan ini dengan sebutan Mangut Ikan Beong. Sewaktu saya dan teman-teman saya berada di RM Beong, kami berdebat soal nama makanan ini. Teman saya berangggapan bahwa mangut itu tidak seperti ini, kuahnya lebih kental. Saya sendiri keukeuh dengan pendapat “Tapi kan di Google banyak yang menyebutnya Mangut Ikan Beong”. Sebagai anak gaul Google, saya yakin bahwa Google itu mahasembilanpuluhsembilanpersenbenar. Kalau bilang Google mahabenar nanti saya dicap kavir, jadi cukup 99% aje ye. Baiklah kita sepakat nama makanan ini adalah Kuah Ikan Beong.
Ikan Beong Magelang

Ikan Beong adalah ikan sejenis lele/patin/gabus/baung. Konon, ikan ini susah dikembangbiakkan sehingga pasokannya selama ini hanya mengandalkan dari hasil tangkapan alam. Di warung RM Beong, ikan ini dimasak dengan kuah lezat dan maha pedas! Baru menyeruput kuahnya sesendok saja langsung minum setengah gelas. Berasa ada matahari di dalam mulut saya. Oh ya, lokasi RM Beong ini berada beberapa ratus meter saja dari Hotel Bukit Rhema di Jl. Raya Borobudur, atau lebih tepatnya di koordinat GPS -7.597147, 110.182840.
3. Kupat Tahu Magelang
Iya… oke… baiklah… mari kita sajikan yang kamu inginkan, yaitu makanan khas Magelang yang paling terkenal seantero nusantara: Kupat Tahu Magelang.  Warung yang terkenal menjual Kupat Tahu Magelang adalah Warung Pojok, Warung Pak Slamet, dan Warung Pak Pangat. Bisa ditebak dong apa saja bahan dasar Kupat Tahu Magelang? Tidak mungkin dong terbuat dari terong. Kupat Tahu Magelang tentu saja terbuat dari irisan tahu dan ketupat. Kemudian, irisan tersebut dituang kuah khas yang terbuat dari kecap bercampur rempah-rempah, telur, seledri, tauge plus kacang goreng. Kalau kamu membayangkannya saja sudah ngiler, berarti kebenaran ada di pihak kamu.
Kupat Tahu

4. Mie Godhog
Jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia, arti Godhog adalah rebus. Namun demikian, bukan berarti rasanya mirip Indomie rebus. Mie Godhog yang ini rasanya beda. Persamaannya, dua-duanya sama-sama nagih!
Jika diterjemahkan dalam Bahasa Inggris, Godhog artinya Dewa Babi (God = Dewa, Hog = Babi). Jadi, mie godhog artinya mie-nya dewa babi #ngawur. Yang ini tidak benar, tak ada bebong di mie godhog kok. Yang ada hanyalah suwiran ayam.
Mie Godhog, Magelang

5. Sego Godhog
Makanan ini 99% sama dengan mie godhog, hanya saja mie-nya diganti dengan nasi (sego = nasi). Penjual makanan ini kadang menawarkan hybrid antara nasi dan mie godhog. Warung paling dekat pusat kota yang terkenal menjual Mie Godhog dan Sego Godhok adalah Warung Pak Manto di Alun-alun Magelang (Titik koordinat -7.476522, 110.217629) dan Rumah makan Kya-Kya yang berada di seberang alun-alun Magelang (titik koordinat -7.476401, 110.217639).
Sego Godhog

6. Sop Snerek
Saya mempunyai seorang teman yang berasal dari Magelang. Dia selalu berjuang keras mengenalkan sop snerek kepada saya dan teman-teman saya. Dengan sangat bangga dia selalu memamerkan makanan andalannya tersebut. Kami selalu mengolok-olok dia karena kegigihannya tersebut. Makanan yang terbuat dari kacang merah ini rasanya menggiurkan. Namun, kami selalu mencibir sop snerek ini ketika teman saya sudah semangat berpromosi makanan khas Magelang tersebut. Ini masalah harga diri bung! Hahahaha… Tapi percayalah, makanan ini memang rasanya enak kok.
Sop Senerek

Warung yang terkenal snerek lumayan banyak di Magelang, namun yang sering di rekomendasikan adalah Warung Bu Atmo. Warungnya berukuran mungil di sekitar perempatan Jalan Mangkubumi dan Jalan Diponegoro (sekitar koordinat -7.476032, 110.214016). Tak menyangka memang warung kecil ini menyediakan makanan yang superlezat!

More